Kelompok Tani Subur adalah kelompok tani yang beralamatkan di Dukuh Gedong Sari Desa Sruni Kecamatan Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali. Kelompok ini berdiri tahun 2004 dengan sejarah awal pembentukan nya adalah untuk menghidupkan kembali kelompok tani Subur lama yang sudah tidak ada kegiatan. Pada awalnya kelompok tani subur yang lama diketuai oleh Bapak Kartosuyono dan Bapak Broto Suseno yang pada awalnya juga merupakan gabungan dari dua kelompok yang berbeda kemudian menjadi satu kelompok tani yang bernama kelompok tani Subur, kelompok tani Subur ini juga pada akhirnya vakum karena tidak ada kegiatan dan aktivitas keorganisasiaan yang berarti dan berguna bagi anggota kelompok.
Proses untuk menghidupkan kembali kelompok tani subur tersebut sangat sulit, karena untuk mengumpulkan sepuluh anggota saja mengalami kesulitan. Hal ini dilakukan sampai empat kali pertemuan tetap tidak bisa terlaksana. Untuk mengatasi hal tersebut Bapak Marjono (Ketua kelompok tani subur saat ini) berkoordinasi dengan KCD Musuk yang dijabat oleh Bapak Gatot Suseno dan PPL Musuk Bapak Juma’in dan PDPP (Pimpinan Dinas Peternakan dan Periaknan) Musuk Bapak Tarwiji dengan hasil yang cukup baik, yaitu dapat menghadirkan 10 anggota kelompok.
Perkembangan kelompok tani grafiknya terus naik. Pada Tahun 2005 kelompok mengajukan pembelian pupuk bersubsidi ke dinas Pertanian sebanyak 50 ton yang akhirnya bisa terkabulkan dan dikelola oleh kelompok sehingga mendapatkan hasil keuntungan 5000 rupiah/zak yang dimanfaatkan untuk menambah kas kelompok. Selain itu tidak lepas dari kegigihan Bapak Marjono untuk berpartisipasi dalam pencegahan flu burung dengan inisiatif nya ayam dan unggas yang ada disekitar Dukuh Gedongsari dapat tervaksinasi dengan meminta vaksin ke dinas Peternakan dan Perikanan Boyolali. Setelah itu ada kunjungan dari PDPP meminta kelompok untuk dijadikan tempat sosialisasi flu burung untuk masyarakat, dan dihadiri oleh perangkat desa Sruni, RT/RW se kadus II dan kelompok tani.
Seiring dengan semakin berkembangnya kelompok begitu pula dengan bertambahnya fasilitas dan bantuan yang diterima oleh kelompok serta berbagai macam penyuluhan dan pembinaan dari Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan Kabupaten Boyolali. Membuat kelompok tani subur semakin berkembang dan dikenal oleh masyarakat banyak, pada akhirnya banyak petani maupun petani ternak yang bergabung menjadi anggota kelompok tani subur ini. Dari berbagai
jerih payah yang telah dilakukan, akhirnya kelompok tani subur mampu mendapatkan juara tingkat propinsi sebagai kelompok tani teladan, hingga sering menjadi wakil provinsi keberbagai diklat peternakan sapi perah seperti di Batu Jawa timur dan Garut Jawa Barat dan keberbagai pertemuan-pertemuan baik ditingkat Provinsi maupun di tingkat Kabupaten. Pembuktian bahwa kelompok tani subur sebagai kelompok tani teladan adalah, kelompok mampu membuat diversivikasi usaha ekonomi baik di bidang pertanian maupun di bidang peternakan salah satunya adalah pengelolaan serta pembuatan pupuk alami dan pestisida alami. Masih banyak lagi diversivikasi usaha ekonomi yang mampu dikembangkan oleh kelompok tetapi selalu menemui satu kendala klasik yaitu masalah permodalan usaha.
Dalam sistem keorganisasian nya kelompok tani subur mempunyai visi, misi, tujuan, serta harapan sebagai berikut :
Visi : Terwujudnya petani ternak yang mandiri, berkesinambungan yang berwawasan lingkungan.
Misi : Memajukan kerjasama antar petani dan antar kelompok tani dalam mengelola sumber daya alam dan mengembangkan sumber daya manusia untuk ketahanan pangan dan pendapatan secara berkelanjutan.